Selasa, 05 Desember 2017

BAB V Konsep Organisasi & Manajemen Sehubungan Dengan Sistem Informasi

BAB V
Konsep Organisasi & Manajemen Sehubungan Dengan Sistem Informasi


A.      Konsep Organisasi

 Secara konseptual ada dua batasan yang perlu dikemukakan di sini, yakni istilah “organization” sebagai kata benda dan “organizing” (pengorganisasian) sebagai kata kerja, menunjukkan pada rangkaian aktivitas yang harus dilakukan secara sistematis.


Organisasi adalah suatu sistem, mempunyai struktur dan perencanaan yang dilakukan dengan penuh kesadaran, di dalamnya orang-orang bekerja dan berhubungan satu sama lain dengan suatu cara yang terkoordinasi, kooperatif, dan dorongan-dorongan guna mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkan (Beach, 1980; Champoux, 2003).Apabila kita membicarakan organisasi sebagai suatu sistem, berarti memandangnya terdiri dari unsur-unsur yang saling bergantungan dan di dalamnya terdapat sub-sub sistem. Sedangkan struktur di sini mengisyaratkan bahwa di dalam organisasi terdapat suatu kadar formalitas dan adanya pembagian tugas atau peranan yang harus dimainkan oleh anggota-anggota kelompoknya.

BAB IV Konsep Dasar Sistem Informasi

BAB IV
Konsep Dasar Sistem Informasi

Konsep dasar Sistem adalah meliputi dari berbagai aspek dan sudut pandang yang berbeda-beda sesuai dengan keterangan dalam hal-hal yang berkaitan dengan sistem memiliki ciri dan karakteristik sebagai berikut :


    Konsep Dasar Sistem Informasi

BAB III MANUSIA SEBAGAI PENGOLAH INFORMASI

BAB III
MANUSIA SEBAGAI PENGOLAH INFORMASI

    1.    Keterbatasan Manusia Sebagai Pengolah Informasi
Pemahaman kemampuan manusia sebagai pengolah informasi adalah penting bagi perancangan sistem informasi. Ada 2 model pemikiran tentang manusia sebagai pengolah informasi, yaitu model dasar dan model Newell-Simon.Pada dasarnya sisitem informasi manajemen adalah sistem manusia/mesin. Karena itu manusia adalah elemen penting dalam sistem pengolahan informasi.
   A.      Model Dasar
Yang dimaksud model dasar adalah sebuah model sederhana mengenai manusia sebagai pengolah informasi terdiri dari indra penerima (mata,telinga,hidung dsb) yang menerima isyarat dan meneruskannya kepada unit pengolah otak dengan penyimpanan). Hasil olahan adalah respon/tanggapan keluaran secara fisik,ucapan, tulisan dsb). Untuk lebih jelasnya digambarkan secara diagram dibawah ini:

BAB II KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI

BAB II
KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI


1 DENISI DATA & INFORMASI
    A. Pengertian Data & Informasi
Data ialah sesuatu yang belum mempunyai arti bagi penerimanya dan masih memerlukan suatu pengolahan.  Dalam kehidupan banyak sekali hal-hal yang terjadi, keanekaragaman kejadian dari kehidupan setiap orang berbeda-beda sehingga cara pandang setiap orang terhadap kejadian tersebut pun berbeda-beda (sesuai dengan apa yang menjadi prinsip dan standar atau tolak ukurnya).
Dalam dunia IT dan kebutuhan yang disesuaikan, ternyata banyak sekali kejadian yang jika kita pandang untuk kemajuan teknologi dan komunikasi dapat dibuat prosedur dan aturan yang sama sehingga informasi yang dibutuhkan dari suatu kasus akan sama. Biasanya dalam dunia IT yang menjadi permasalahan adalah kasus-kasus yang sering terjadi dan untuk penyelesaiannya masih dengan prosedur yang manual. Beberapa contoh kasus yang terjadi dibeberapa tempat, seperti pengelolaan data administrasi, pengelokaan data perpustakaan (sudah banyak yang tidak manual), dan lain-lain. Untuk mengatasi beberapa contoh kasus diatas diperlukan data dan informasi yang dibutuhkan.

BAB 1 GAMBARAN UMUM SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

BAB 1

GAMBARAN UMUM SISTEM INFORMASI MANAJEMEN



A.     DEFINISI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (SIM)
Sistem informasi Manajemen adalah serangkaian sub sistem informasi yang menyeluruh dan  terkoordinasi dan secara rasional terpadu yang mampu mentransformasi data sehingga menjadi informasi lewat serangkaian cara guna meningkatkan produktivitas yang sesuai dengan gaya dan sifat manajer atas dasar kriteria mutu yang telah ditetapkan.
Perancangan, penerapan dan pengoperasian SIM adalah mahal dan sulit. Upaya ini dan biaya yang diperlukan harus ditimbang-timbang. Ada beberapa faktor yang membuat SIM menjadi semakin diperlukan, antara lain bahwa manajer harus berhadapan dengan lingkungan bisnis yang semakin rumit. Salah satu alasan dari kerumitan ini adalah semakin meningkatnya dengan muncunya peraturan dari pemerintah.